PERSIAPAN PILKASIS, SMP TECHNO INSAN KAMIL MENDALAMI TAHAPAN PEMILU


Senin, 29 Agustus 2016



Tuban, "Sebagai bentuk kepedulian terhadap Pemilu, SMP Techno Insan Kamil Tuban sambangi kantor KPU Tuban untuk memperdalam pengetahuan tentang kepemiluan, khususnya tahapan pemilu. Hadir dalam kegiatan dimaksud adalah seluruh jajaran pengurus Osis yang berjumlah 26 siswa/siswi dan didampingi dua guru pembimbing, pada hari ini Senin (29/08/2016) pukul 10.00 wib. "tujuan anak-anak datang ke kantor KPU Tuban agar mendapatkan bekal yang cukup dalam persiapan Pilkasis September mendatang, karena belajar langsung pada sumbernya tentu akan mendapatkan hasil yang optimal" jelas Ustad Teguh, yang mendampingi siswanya.

Belajar Pemilu memang tidak harus didominasi oleh orang-orang yang sudah dewasa atau yang sudah mempunyai hak pilih saja, namun pendidikan pemilih perlu dikenalkan sejak dini sebagai upaya membangun karakter Pra pemilih Pemula dalam mewujudkan demokrasi yang lebih baik. Karena diketahui bahwa pemilih pemula jumlahnya di Indonesia mencapai angka 20%. Jadi sudah selayaknya memberikan pendidikan pemilih sejak dini, dengan tujuan memberikan pemahaman dan kesadaran untuk membangun Indonesia lebih baik, diantaranya adalah membangun kesadaran dalam proses pemilu yaitu kesadaran untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu dan Pilkada.


Yayuk Dwi Agus Sulistiorini, Divisi SDM dan Parmas menjelaskan bahwa besar sekali manfaat yang diperoleh melalui pendidikan pra pemilih ini. "akan lebih baik menanamkan kepedulian pemilu pada anak-anak usia dini, karena kelak ketika mereka dewasa, mereka sudah terbiasa dengan proses pemilu, mereka dengan sendirinya akan paham dan sadar arti penting pemilu, tidak lagi perlu didorong-dorong partisipasinya, mereka sudah mengerti dan sudah mengalir bagai air, "ujar Yayuk optimis.

Dalam kegiatan pendalaman tahapan pemilu yang dilakukan anak-anak SMP Techno Insan Kamil memang merupakan persiapan pemilihan Ketua Osis yang akan digelar September mendatang. SMP ini memang sebelumnya telah menjalin kerjasama dengan KPU Tuban dalam program pendidikan pemilih berkelanjutan, sehingga dengan momen inilah pihak sekolah akan mengaplikasikan langsung dalam pelaksanaan Pilkasis. "kami akan praktekkan langsung ilmu tentang kepemiluan ini dalam pemilihan ketua Osis mendatang, kami akan buat miniatur selayaknya TPS sungguhan, agar anak-anak mengenal lebih dalam tata laksanakan setiap tahapan pemilu/pemilihan. Karena belajar praktek langsung tentu lebih mudah dipahami daripada hanya teori saja. "tegas Ustad Teguh.


Lebih lanjut Yayuk menjelaskan bahwa dengan semakin banyaknya anak-anak usia dini yang mau belajar kepemiluan, tentu dampak yang diharapkan adalah adanya peningkatan partisipasi masyarakat, sebagaimana yang menjadi cita-cita semua penyelenggara pemilu. Meski partisipasi bukan satu-satunya indikator keberhasilan pemilu, namun secara kasat mata angka partisipasi adalah yang pertama kali nampak dan menjadi sorotan publik dalam setiap pelaksanaan pemilu. Untuk itu selalu ada upaya yang haru dilakukan sejak dini demi meningkatkan partisipasi tersebut.

Pelaksanaan pendalaman tentang tahapan pemilu yang dilakukan oleh anak-anak SMP tadi pagi merupakan bentuk kepedulian yang patut diapresiasi oleh semua pihak. Dan semoga hal ini akan dapat berkelanjutan dan diikuti oleh sekolah-sekolah yang lain. "kami juga sudah mempunyai program pendidikan pemilih berkelanjutan dengan sasaran anak-anak SLTA. Namun tidak menutup kemungkinan akan merambah ditingkat SLTP juga, "pungkas Yayuk penuh semangat. (Yuk)