JANGAN PANDANG SEBELAH MATA PADA ARSIP


Rabu, 29 Juni 2016



Tuban, Setelah rabu minggu lalu KPU Kabupaten Tuban membedah undang-undang keterbukaan informasi publik, hari ini (29/6) betempat di aula lantai 2, KPU setempat laksanakan kajian tentang regulasi kearsipan. Bertindak sebagai nara sumber dalam acara tersebut, Sekretaris KPU Tuban.

Sebagaimana acara-acara sebelumnya, acara pagi ini juga dihadiri oleh seluruh komisioner dan sekretariat KPU Tuban. Sekretaris KPU Tuban; Drs. Imam sutrisno dalam paparannya menegaskan, sebagai penyelenggara pemilu dan pilkada jangan sampai memandang sebelah mata pada arsip artinya sebagai penyelenggara KPU harus menjaga arsip dengan baik dan benar sesuai regulasi yang berlaku, " Kita jangan hanya menciptakan arsip tapi kita juga harus serius dalam menjaganya" terang Imam. Lebih lanjut pria berkumis ini menjelaskan, jika arsip tidak dijaga dengan baik sehingga ada beberapa dokumen yang hilang maka hal ini akan mengakibatkan konsekuensi hukum yang serius, "Oleh karena itu menjaga arsip dengan baik dan benar adalah hal yang wajib hukumnya kita laksanakan", tandasnya.

Sementara itu Yayuk Dwi, SH, divisi sosialisasi dimintai tanggapan tentang kajian kearsipan hari ini, dia menjelaskan, arsip sangat erat kaitannya dengan pelayanan PPID yang menjadi tugas divisi yang dia bidangi, karena pelayanan PPID tidak akan bisa sempurna bahkan tidak bisa berjalan jika tidak tersedia arsip atau data-data yang dibutuhkan masyarakat. Lebih lanjut wanita yang sudah dua periode menjabat sebagai komisioner KPU ini menjelaskan, untuk memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat tentang informasi kepemiluan maka dibutuhkan kerjasama yang baik antara divisi data dan divisi sosialisasi, "Divisi data yang menyediakan data dan arsip sementara kita divisi sosialisasi melalui PPID yang menyajikan data tersebut kepada masyarakat" terang Yayuk. (Fiz)