GOES TO SCHOOL KPU TUBAN KE SMAN 1 KENDURUAN


Selasa, 19 September 2017

   Tampak suasana Sosialisasi Pemilih Pemula di SMAN 1 Kecamatan Kenduruan Kabupaten Tuban yang berlangsung hari ini (19/09/2017).

Tuban, Karena aula yang masih dalam tahap perbaikan, Ruang laboratorium SMAN 1 Kenduruan Selasa pagi (19/9) dipenuhi sekitar 140 siswa siswi kelas XII, mereka para siswa siswi ini mengikuti acara "KPU Kabupaten Tuban Goes to School" Sosialisasi pendidikan pemilih untuk pemula. Acara yang dipimpin oleh Ketua KPU Tuban Kasmuri dan Komisioner divisi Hukum H.Fatkul Ihsan bersama dengan Kepala Sekolah SMAN1 Kenduruan Supriyadi, Mpd. dimulai sekitar pukul 10.00 WIB s/d selesai.

Dalam sambutannya sekaligus membuka acara ini KepalaSekolah SMAN1 Kenduruan Supriyadi, Mpd. menyampaikan bahwa karena pada saat pelaksanaan Pilgub Jatim 2018 dan menjelang Pemilu Nasional 2019 nanti para siswa siswi kelas XII telah berusia 17 Tahun dan sudah mempunyai hak pilih maka KPU Tuban memberikan Sosialisasi Pendidikan Pemilih Untuk Pemula, agar para pemilih pemula ini menjadi pemilih yang cerdas dan bijak dalam memilih pemimpin, dan jangan sampai terpengaruh dengan money politik ungkap pria yang mengaku anaknya pak Modin ini.

Sementara itu Ketua KPU Tuban mengajak memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT karena semua peserta masih diberi kesehatan dan bisa mengikuti kegiatan ini, dan beliau juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak SMAN 1 Kenduruan karena diberikan kesempatan memberikan sosialisasi kepada para pemilih pemula yang ada di sekolah ini. Disamping itu Kasmuri menyampaikan tujuan kegiatan "KPU Kabupaten Tuban Goes to School" ini agar para siswa siswi bisa belajar memahami makna penting pemilu sehingga tidak terjebak hal-hal negatif pemilu seperti money politik, golput dan apatis.

Sesi selanjutnya adalah materi Sosialisasi pendidikan pemilih untuk pemula yang disampaikan oleh Komisioner divisi Hukum H.Fatkul Ihsan, beliau berharap juga para siswa siswi menjadi pemilih yang cerdas dan tidak apatis karena apabila salah pilih pemimpin maka kebijakan-kebijakan yang dilaksanakan tidak akan berpihak kepada rakyat. Lebih lanjut pemilih yang cerdas menurut beliau adalah mampu memilih secara rasional bukan karna paksaan apalagi money politik. Bagaimana menjadi pemilih yang cerdas, yaitu pastikan diri anda sudah terdaftar sebagai pemilih, cari tahu dan kenali profile para calon yang ada, tentukan pilihan anda pada calon yang dianggap sesuai dengan harapan anda, datang ke TPS pada waktu hari pemungutan suara untuk menggunakan hak pilih anda, serta pantau dan awasi kinerja calon yang terpilih. (Guss)