KPU TUBAN SIMULASIKAN TATA CARA PEMBENTUKAN DAPIL DAN PENENTUAN JUMLAH KURSI KEPADA JAJARAN SEKRETARIAT


Rabu, 23 Agustus 2017

   Tampak suasana Kajian Rutin Reboan hari ini (23/08/2017) yang dilanjutkan penyerahan hadiah Lomba Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Tuban, Rabu minggu lalu KPU kabupaten Tuban bahas teknis cara penghitungan perolehan kursi partai politik dengan metode sainte lague sekaligus mensimulasikannya, namun, hari ini (23/8) lembaga penyelenggara pemilu tersebut lanjutkan pembahasan dengan mensimulasikan tata cara pembentukan dapil dan penentuan jumlah kursi di dapil tersebut.

H. Fatkul Ikhsan yang membuka acara ini kemudian langsung dilanjutkan Narasumber dari Wakil Divisi Teknis Kasmuri, SE., dalam paparannya beliau menyampaikan, sebelum menentukan dapil kita harus menentukan dulu total jumlah kursi DPRD kabupaten dengan berpedoman pada UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang pemilu, dalam hal ini sesuai ketentuan, jika suatu kabupaten atau kota yang penduduknya berjumlah satu juta sampai dengan dua juta maka alokasi kursinya sebanyak 50 kursi, hal ini cocok dengan kondisi kabupaten Tuban yang mana jumlah penduduknya saat ini dibawah dua juta. Lebih lanjut pak Kasmuri menjelaskan, setelah itu baru menentukan bilangan pembagi penduduk (bppd) dengan cara membagi jumlah penduduk dengan jumlah kursi. setelah mengetahui bppd baru melakukan proses selanjutnya yaitu menentukan jumlah kursi di setiap kecamatan dan dilanjutkan penggabungan kecamatan untuk dijadikan dapil sesuai peraturan perundang-undangan yang ada.

Sebelum acara ditutup , dilaksanakan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba -lomba dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 72. Dari beberapa cabang perlombaan, komisioner KPU Tuban mendominasi juara pada tahun ini dengan memborong hadiah hiburan yang disediakan oleh panitia. (Guss)