JELANG RAMADHAN KPU TUBAN BEKALI DIRI DENGAN NGAJI BAB PUASA


Rabu, 24 Mei 2017

   Tampak Ust. Fathul Ihsan,SH (memegang mic) saat menyampaikan Tausiah tentang puasa Ramadhan hari ini (24/05/2017).

Tuban, Pagi ini Rabu 24/05 KPU Tuban mengadakan ngaji dan diskusi keagamaan tentang puasa Romadlon, acara yang digagas pada waktu Rapat Pleno Senin lalu ini dilaksanakan di aula gedung KPU setempat dengan format lesehan.

Kasmuri, SE. Ketua KPU Tuban menyampaikan, tujuan dari pengajian ini adalah sebagai persiapan warga KPU Tuban dalam menghadapi bulan suci Romadlon, oleh karena itu, aku pria asal kecamatan Jatirogo ini, sebelum melaksanakan ibadah puasa yang sangat mulia ini keluarga besar KPU Tuban ingin berbekal diri dengan ilmu tentang puasa, sehingga nanti ketika dalam pelaksanaan ibadah puasa tersebut diharapkan semua pegawai dan karyawan KPU sudah siap melaksanakan puasa sesuai dengan tuntunan yang ada dalam ilmu agama, " kita ngaji dulu mas. sebelum masuk bulan Romadlon, sehingga nanti kita bisa laksanakan puasa sesuai dengan ajaran agama yang benar" kata pak Muri.
   Suasana ngaji menyambut bulan Ramadhan hari ini (24/05/2017).

Sementara itu Ust. Fathul Ihsan,SH. dalam paparannya pada acara tersebut menjelaskan tentang pentingnya puasa dan menjelaskan tentang dasar hukum diwajibkannya puasa Romadlon, lebih detil ustadz alumni pesantren langitan tersebut menjelaskan tarkait hadist yang menjelaskan bahwa, puasa itu milik Allah dan Allah sendiri yang akan membalasnya, menurutnya pada dasarnya semua ibadah itu milik Alloh, adapun tujuan dinisbatkannya puasa kepada Allah tidak lain karena tujuan memuliakan puasa itu sendiri, sebagaimana Allah memuliakan Ka'bah dengan menisbatkan Ka'bah sebagai rumah Allah padahal sesungguhnya segala sesuatu yang ada didunia ini juga milik Allah. Lebih lanjut disinggung terkait pahala puasa, Ustadz asal kecamatan Soko ini menjelaskan, pahala puasa sangat besar dan saking besarnya maka tidak bisa dihitung dengan takaran atau hitungan dunia oleh karena itu Allah mengatakan "Puasa itu milik-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya". Berbeda dengan ibadah yang lain yang pahalanya terukur dan lipat gandakan 10 sampai 700 kali lipat. Tandasnya. (Fiz)