KPU TUBAN TANDA TANGANI MoU KERJA SAMA PENDIDIKAN PRA PEMILIH DENGAN POTS SMP TECHNO INSAN KAMIL


Jum'at, 20 Mei 2016



Tuban, Setelah sebelumnya dilakukan Rapat koordinasi Pembahasan Persiapan Kerja Sama Pendidikan Pra Pemilih Pemula antara KPU Kabupaten Tuban dengan Paguyuban Orang Tua Siswa (POTS) SMP Techno Insan Kamil Tuban pada Hari Jum`at (13/5/2015) di Ruang Pertemuan Lt. 2 KPU Kabupaten Tuban; yang mana pada pertemuan tersebut dihasilkan sebuah kesepakatan tentang pentingnya pendidikan politik sedini mungkin bagi anak-anak terutama yang menginjak usia pra pemilih. Paguyuban Orang Tua Siswa (POTS) akhirnya bersepakat untuk "menggandeng" KPU Kabupaten Tuban untuk melakukan kerja sama Pendidikan Pemilih Pra Pemula kepada anak didik mereka yang saat ini sedang menempuh pendidikan di bangku SMP Techno Insan Kamil Tuban. Dalam kesempatan tersebut (13/5/2015) seusai rapat; Yayuk Dwi As, SH selaku divisi sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Kabupaten Tuban juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat KPU Kabupaten Tuban akan menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi bersama POTS SMP Techno Insan Kamil Tuban dengan mengagendakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Pendidikan Pemilih Pra Pemula.

Tak ingin terlalu lama menunggu kesepakatan kerja sama tersebut; maka pada hari Kamis (19/5/2016) KPU Kabupaten Tuban melakukan Rapat Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama dengan Paguyuban Orang Tua Siswa (POTS) SMP Techno Insan Kamil Tuban. Penandatangan MoU tersebut dilaksanakan di ruang Media Center KPU Kabupaten Tuban dengan dihadiri oleh Paguyuban Orang Tua Siswa (POTS) dan Perwakilan dari SMP Techno Insan Kamil Tuban. Adapun isi dari perjanjian kerja sama tersebut diantaranya bahwa KPU Kabupaten Tuban berkewajiban untuk melakukan pendidikan pemilih Pra Pemula secara berkala kepada anak-anak didik yang saat ini sedang duduk di bangku SMP Techno Kamil Tuban. Pelaksanaan pendidikan pemilih Pra Pemula di sepakati akan dilakukan secara bersama-sama antara pihak KPU Kabupaten Tuban dengan Guru Kelas SMP Techno Insan Kamil Tuban.

Penandatangan MoU Kerja Sama Pendidikan Pemilih Pra Pemula di awali dengan sambutan dari Ketua KPU Kabupaten Tuban. "Pendidikan Pemilih kepada anak-anak sedini mungkin memang sangat penting dilakukan agar kedepan ketika sudah menginjak genap usia 17 Tahun dan mempunyai hak pilih maka mereka sudah mempunyai kesadaran politik yang tinggi dan mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga Negara yang baik". Kata Kasmuri, SE Ketua KPU Kabupaten Tuban. Kasmuri, SE juga menambahkan: "KPU Kabupaten Tuban menyampaikan terima kasih kepada POTS SMP Techno Insan Kamil Tuban atas kerja samanya. Dengan Kerja sama ini, kita berharap akan mampu menghasilkan generasi yang mempunyai kategori "Pemilih Cerdas" yaitu pemilih yang mampu menggunakan hak pilihnya berdasarkan kesadarannya bukan karena paksaan atau rayuan". Ungkap Kasmuri.

Dalam Kesempatan tersebut, Siti Mahmudah, S.Pd Ketua Paguyuban Orang Tua Siswa (POTS) SMP Techno Insan Kamil Tuban dalam sambutannya mengatakan: "Kami mengucapkan terima kasih kepada KPU Kabupaten Tuban karena telah bersedia bekerja sama dalam membekali anak-anak kami dengan pendidikan pemilih Pra Pemula; karena anak-anak kami saat ini sedang duduk di SMP dan sebentar lagi akan menginjak usia pemilih dan mempunyai hak pilih dalam pemilu. Mudah-mudahan kerja sama ini akan barokah dan berguna bagi bangsa dan Negara". Kata Siti Mahmudah, S.Pd Ketua POTS.

Proses penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara KPU Kabupaten Tuban dengan Paguyuban Orang Tua Siswa SMP Techno Insan Kamil berjalan dengan khidmat; penandatangan MoU di lakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Tuban selaku pihak pertama dan di ikuti oleh pihak kedua yang di wakili oleh Ketua Paguyuban Paguyuban Orang Tua Siswa (POTS) SMP Techno Insan Kamil Tuban. Setelah penandatangan MoU selesai maka dilakukan penyerahan naskah penjanjian kerja sama tersebut kepada masing-masing pihak.

Sementara itu, dalam acara ramah tamah pasca penandatangan MoU; Yayuk Dwi As, SH menyampaikan bahwa pelaksanaan pendidikan pemilih pra pemula akan di mulai pada tahun ajaran baru; adapun metodenya bisa berupa tatap muka maupun simulasi. Pendidikan pemilih pra pemula juga bisa kita lakukan pada waktu pemilihan OSIS dengan cara menerapkan pemilihan OSIS secara langsung dengan menyerupai tahapan-tahapan dalam pemilihan umum di Indonesia. "pada intinya harapannya para siswa memahami apa itu pemilu, mengapa harus memilih, bagaimana pemilu di selenggarakan dan bagaimana cara memilih yang baik". Kata Yayuk komisioner yang manaungi pendidikan pemilih. (Ri)