PLENO PERTAMA DI TAHUN 2017 YANG PENUH AGENDA


Rabu, 04 Januari 2017

   Suasana Pleno Rutin di awal tahun 2017 yang berlangsung hari ini (04/01).

Tuban, Pagi ini Rabu (4/1/2017) tidak seperti biasanya kegiatan KPU Tuban melaksanakan pleno rutin yang biasanya dilaksanakan tiap hari Senin, namun karena Senin masih cuti bersama, dan Selasa ada kegiatan di KPU Provinsi Jawa Timur, sehingga pleno rutin ditunda sampai hari ini. Hal ini tidak mengurangi makna dan semangat pleno. "kalau dalam keadaan terpaksa pleno tidak dapat dilaksanakan di hari Senin, tentu kita agendakan dihari lain, yang terpenting jumlah peserta kuorum dan cakupan materi terpenuhi, sehingga apa yang akan dibahas dan diprogramkan dapat terlaksana sesuai harapan. "jelas Pak Kasmuri, Ketua KPU Tuban di sela-sela sambutan pembukaan Pleno pagi tadi.

Pleno pagi ini yang merupakan pleno pertama di tahun 2017 banyak membahas evaluasi setahun kemarin, meskipun dalam minggu terakhir Desember sudah dilakukan Evaluasi Tahunan, namun nampaknya masih perlu didalami dalam pleno kali ini. "mumpung masih awal tahun, evaluasi ini sangat penting, karena dengan kita mengevaluasi kinerja kita, maka akan diperoleh rencana kerja ke depan untuk memperbaiki, baik itu dari sisi kemampuan SDM, capaian kinerja, maupun pengelolaan anggaran. Semua perlu ditata sedemikian rupa, agar catatan-catatan merah di tahun 2016 tidak terulang di tahun 2017. "terang Bu Yayuk Divisi SDM dan Parmas.

Selain bahasan evaluasi, tentu yang tidak kalah penting adalah menyusun rencana kerja dalam minggu ini, dan secara umum juga membuat persiapan program kerja yang harus dibuat oleh masing-masing Divisi dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran tahun 2017. Yang paling diharapkan adalah bagaimana, dapat membuat program yang maksimal, dengan menggunakan anggaran yang minimal tersebut. "kita tahu bahwa anggaran tahun 2017 ini sangat terbatas, terutama untuk kegiatan pendidikan pemilih, namun kita mempunyai tanggung jawab terhadap keberlangsungan program tersebut, maka dengan upaya maksimal, kita harus tetap exis. "pungkas Bu Yayuk mengakhiri percakapan dengan kontributor. (Yuk)