KAJIAN RABO DENGAN TEMA SISTEM PEMERINTAHAN INDONESIA


Rabu, 21 Desember 2016

   Suasana Kajian Rutin "Reboan" yang berlangsung hari ini (21/12).

Tuban, Rabu pagi ini (21/12/2016) suasana kajian rutin tampak beda dari biasanya, kali ini tema yang dijadikan topic diskusi bukan kajian Undang-undang Pemilu, Peraturan KPU, melainkan lebih pada materi yang sifatnya umum. Salamun, SE yang bertugas sebagai Nara sumber mengambil tema tentang Sistem Pemerintahan Indonesia. Ketika ditanya mengapa, memilih tema di diluar Pemilu? Dengan nada diplomatis dijawabnya "kita tidak boleh melupakan bentuk dan system pemerintahan Indonesia, karena nantinya akan terkait dengan Pemilu, jadi pada dasarnya kita ingin semua komisioner dan seluruh staf sekreatriat mengenal ilmu ketatanegaraan, agar dalam mengemban tugas sebagai penyelenggara Pemilu memiliki wawasan yang luas.

Beberapa materi penting yang disampaikan oleh Pak Salamun adalah terkait dengan Pembukaan UUD 1945 Alinea IV yang menyatakan bahwa kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu disusun dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat. Berdasarkan Pasal 1 Ayat 1 UUD 1945, Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik.

Berdasarkan hal itu dapat disimpulkan bahwa bentuk negara Indonesia adalah kesatuan, sedangkan bentuk pemerintahannya adalah republik. Selain bentuk negara kesatuan dan bentuk pemerintahan republik, Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan sebagai kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. Hal itu didasarkan pada Pasal 4 Ayat 1 yang berbunyi, "Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut Undang-Undang Dasar." Dengan demikian, sistem pemerintahan di Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial.

Meski materi kali ini menyangkut tentang ilmu ketatanegaraan, sebagian peserta diskusi tetap antusias mengikuti. "asyik saja, untuk merefresh ingatan kita" kata Pak Budi staf bagian umum. Ditempat terpisah usai acara kajian Raboan, Muhammad Nur, salah satu staf ketika ditemui kontributor menyatakan senang mendapat materi yang variatif. "saya senang sekali ada tambahan materi di luar kepemiluan, namun masih terkait, sehingga menambah wawasan kami" katanya sambil senyum simpul. (Yuk)